Monday, December 21, 2015

Pembuatan Lubang Biopori



     Tergoda melihat status di medsos dari seorang saudara yang sedang membuat lubang biopori dirumahnya dan air tanah yang sangat keruh saat kemarau yang lalu, maka didapatlah detil tentang penjual biopori tersebut. Alat yang digunakan cukup sederhana, hanya 1 buah bor dan penutup lubang biopori. Alat tersebut produksi dari Tim Biopori Institut Pertanian Bogor (IPB). Harga bor Rp. 185.000 dan setiap tutup seharga Rp. 15.000.
 
Lubang biopori ini berfungsi untuk menampung air (terutama air hujan) yang masuk kedalamnya dan menyimpan ke dalam tanah kembali. Untuk membuatnya cukup sederhana:
     1.      Pilih tanah yang paling banyak tergenang saat hujan. Hal ini untuk mempercepat air masuk ke dalam lubang.
     2.      Buat lubang menggunakan bor sampai dengan kedalaman 1 meter atau sudah mencapai permukaan air tanah. Estimasi waktu pembuatan per lubang sekitar 10-30 menit tergantung dari kondisi tanah dan kondisi fisik pengebor.
     3.     Isi dengan daun-daunan sampai lubang penuh. Daun-daunan ini berfungsi untuk makanan organisme seperti cacing tanah dan ulat yang akan melubangi tanah (pori-pori) dan membuat air lebih cepat terserap, sehingga teknologi ini disebut biopori.
     4.      Tutup dengan penutup lubang biopori yang sudah ada.
     Entah karena sudah musim hujan dan atau karena ada lubang biopori ini sehingga air dirumah saat ini menjadi lebih bening dari sebelum-sebelumnya. Tidak pernah air sumur sebening ini.

No comments:

Post a Comment